Rabu, 02 September 2009

Puisi Karya Bu Diah

Ujian Nasional

Perjalanan panjang…dan melelahkan
Selama hampir tiga tahun
Aku menimba ilmu
Tapi ….
Aku belum dapat apa-apa
Detik-detik mendebarkan tlah datang
Aku menyambutku dengan penuh suka cita
Hari ini aku menempuh ujian nasional
Yang sangat menentukan nasibku
Ya Allah Ya Robbku
Hamba mohon petunjuk-Mu
Bersihkan hatiku dari sifat culas, iri, dengki, dengki dan ketidakjujuran
Ya Allah…Ya Robb…
Tiada daya kekuatan selain kekuatan-Mu
Hamba berserah diri kepada-Mu
Maret 2009

ANAKKU
Begitu cepat waktu berjalan
Kini kau sudah besar….
Sebelas tahun yang lalu
Kau masih dalam buaian…
Kau menangis, tertawa
Kau masih bayi merah
Sekarang kau sudah besar anakku
Di setiap desah nafasku,detak jantungku
Selalu kupanjatkan doa
Agar kelak kau jadi anak sholeh
Berguna bagi keluarga, agama dan bangsa
Amin….
Maret 2009

PETUAH SANG IBU
Anakku ….
Aku sudah tua
Mataku sudah Telingaku sudah berkurang
Jatah usiaku sudah berkurang
Anakku ….
Jangan sia-siakan hidupmu
Belajarlah terus anakku
Sampai ajal menjemputmu
Anakku ….
Aku hanya berpesan …
Jangan sekutukan Allah
Berbaktilah pada kedua orang tuamu
Hormati Bapak Ibu Gurumu
Ahhh……
Selamat Tinggal anakku …..
Maret 2009
K A M P A N Y E
Warna warni bendera parpol
Berkibar-kibar membelah angkasa
Mereka dating bergerombol
Merasa paling berkuasa, perkasa
Kau berdiri di singgasana
Berbicara, berkata-kata
Menilai mereka, menghujat mereka
Merasa dirimu paling MULIA
Hujat sana hujat sini
Janji sana janji sini tanpa peduli
Alangkah indahnya bila …
Kampanye ini berlangsung dengan SANTUN, DAMAI, PENUH KASIH SAYANG
Bukankah Indonesia adalah negeri kita tercinta ?
Mengapa mencoreng arang di muka sendiri ?
Mengapa menampar pipi sendiri ?
Ayolah … kita bersatu
CIPTAKAN NEGERI YANG AMAN DAMAI DAN SEJAHTERA

Maret 2009
TREGEDI SITU GINTUNG
Dulu….aku bermain, bercengkerama, bersuka ria. Tertawa-tawa denganmu
Parasmu nan elok
Pesonamu selalu menggoda
Semua orang termagnet olehmu
Air yang jernih
Udara yang segar
Pepohonan yang rindang
Burung-burung yang bernyanyi merdu
Ya Allah….begitu indah anugerah-Mu
Tapi …. Sekarang…..
Semua tinggal kenangan…
Jumat dini hari…
Saat smua orang terlelap dalam mimpi
Engkau murka ….
Engkau marah
Semua…. Luluh ….lantal….
Jerit tangis memilukan tak terperi
SITU GINTUNG MENGAMUK
Ya Allah… ampuni kami….beri kami kekuatan…
Kami lalai….kami lengah….
Andai kami selalu mengagungkan asma-Mu
Selalu mengingat-Mu
Pasti kami selamat
Rumah-Mu begitu kokoh berdiri
Di tengah-tengah kehancuran kami
Ya Allah….
Kami akan kembali pada-MU
Kembali mengagungkan asma-MU

31 Maret 2009

Kamis, 16 Juli 2009

Yuk Diskusi


Wah MGMP Bahasa Indonesia sedang mendiskusikan apa ya ? Kerawang Bekasi atau Siti Nurbaya atau jangan-jangan mbah Surip....Ha...ha...ha tak gendong.